Begini Perhitungan Pajak Mobil Baru Berdasarkan Emisi

Begini Perhitungan Pajak Mobil Baru Berdasarkan Emisi

Begini Perhitungan Pajak Mobil Baru Berdasarkan Emisi – Pajak Penjualan atas Benda Elegan( PPnBM) buat mobil baru bersumber pada emisi yang dihasilkan, bakal mulai berlaku 16 Oktober 2021. Perihal ini, cocok dengan Peraturan Pemerintah( PP) No 74 Tahun 2021 tentang Pergantian Atas PP No 73 Tahun 2019. saranacash

Dengan merujuk pada PP yang ditandatangani pada 16 Oktober 2019 ini, tarif PPnBM buat mobil baru ini, tidak lagi bersumber pada wujud bodi, baik itu sedan, MPV, serta yang lain dan sistem penggeraknya, ialah 4×2 ataupun 4×4. Casino Online

Dalam peraturan tersebut disebutkan, kalau buat menunjang kebijakan pemerintah buat memesatkan penyusutan emisi gas buang yang bersumber dari kendaraan bermotor, butuh dicoba percepatan pengembangan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai serta ekosistemnya.

Dalam Pasal 4 PP No 73 Tahun 2019, disebutkan Kelompok Benda Kena Pajak yang terkategori Elegan berbentuk kendaraan bermotor yang dikenai PPnBM sebesar 15 persen, ialah kendaraan dengan kapasitas 10 orang tercantum pengemudi dengan kapasitas isi silinder hingga dengan 3. 000cc:

a. motor bakar cetus api dengan mengkonsumsi bahan bakar minyak lebih dari 15, 5( 5 belas koma 5) km per liter ataupun tingkatan emisi CO2 kurang dari 150( seratus 5 puluh) gr per km; atau

b. motor bakar nyala kompresi( diesel ataupun semi diesel) dengan mengkonsumsi bahan bakar minyak lebih dari 17, 5( 7 belas koma 5) km per liter ataupun tingkatan emisi COz kurang dari 150( seratus 5 puluh) gr per km.

PPnBM 20 Persen

Begini Perhitungan Pajak Mobil Baru Berdasarkan Emisi – Sebaliknya kendaraan yang dikenakan PPnBM 20 persen, ialah kendaraan bermotor buat pengangkutan kurang dari 10( 10) orang tercantum pengemudi buat seluruh kapasitas isi silinder hingga dengan 3. 000( 3 ribu) cc dengan:

a. motor bakar cetus api dengan mengkonsumsi bahan bakar minyak lebih dari 11, 5( sebelas koma 5) km per liter hingga dengan 15, 5( 5 belas koma 5) km per liter ataupun tingkatan emisi CO2 mulai dari 150( seratus 5 puluh) gr per km hingga dengan 200( 2 ratus) gr per km; atau

b. motor bakar nyala kompresi( diesel ataupun semi diesel) dengan mengkonsumsi bahan bakar minyak lebih dari 13( 3 belas) km per liter hingga dengan 17, 5( 7 belas koma 5) km per liter ataupun tingkatan emisi CO2 mulai dari 150( seratus 5 puluh) gr per km hingga dengan 200( 2 ratus) gr per km.

Kendaraan yang dikenakan PPnBM 25 persen, ialah kendaraan bermotor buat pengangkutan kurang dari 10( 10) orang tercantum pengemudi buat seluruh kapasitas isi silinder hingga dengan 3. 000( 3 ribu) cc dengan:

a. motor bakar cetus api dengan mengkonsumsi bahan bakar minyak mulai dari 9, 3( 9 koma 3) km per liter hingga dengan 11, 5( sebelas koma 5) km per liter ataupun tingkatan emisi CO2 lebih dari 200( 2 ratus) gr per km hingga dengan 25O( 2 ratus 5 puluh) gr per km; atau

b. motor bakar nyala kompresi( diesel ataupun semi diesel) dengan mengkonsumsi bahan bakar minyak mulai dari 10, 5( 10 koma 5) km per liter hingga dengan 13( 3 belas) km per liter ataupun tingkatan emisi CO2 lebih dari 200( 2 ratus) gr per km hingga dengan 250( 2 ratuslima puluh) gr per km.

PPnBM 40 persen

Begini Perhitungan Pajak Mobil Baru Berdasarkan Emisi – Kendaraan yang dikenakan PPnBM 40 persen, ialah kendaraan bermotor buat pengangkutan kurang dari 10( 10) orang tercantum pengemudi buat seluruh kapasitas isi silinder hingga dengan 3. 000( 3 ribu) cc dengan:

a. motor bakar cetus api dengan mengkonsumsi bahan bakar minyak kurang dari 9, 3( 9 koma 3) km per liter ataupun tingkatan emisi CO2 lebih dari 250( 2 ratus 5 puluh) gr per km; atau

b. motor bakar nyala kompresi( diesel ataupun semi diesel) dengan mengkonsumsi bahan bakar minyak kurang dari 10, 5( 10 koma 5) km per liter ataupun tingkatan emisi CO2 lebih dari 250( 2 ratus 5 puluh) gr per kilometer

Sedangkan itu, buat pengenakan PPnBM buat mobil hybrid, plug- in hybrid, listrik murni serta tenaga terbarukan, telah disesuaikan dengan pergantian yang tercantum dalam PP No 74 Tahun 2021, dengan detailnya dapat dilihat di mari

Begini Perhitungan Pajak Mobil Baru Berdasarkan Emisi