Spesifikasi Honda Forza 750 yang Baru Meluncur di Eropa

images

saranacash Honda Forza 750 akhirnya dirilis di Eropa. Dia didapuk untuk menggantikan skuter Integra yang telah dijual sejak 2012. Motor ini mulai dilepas ke pasar tahun depan. Ia ditempatkan sebagai line up skuter maxi tertinggi, setelah Forza 125 dan 350 yang telah sukses secara global.

Sebelum melakukan debutnya di Inggris, Honda Forza 750 menggoda publik dengan teaser yang mengagumkan. Saat itu memang tidak menjelaskan secara perinci mengenai spesifikasinya. Pasalnya video yang tersebar hanya berdurasi 15 detik dan hanya menggambarkan sedikit bagian mesin dan bodinya. Kini semua sudah terjawab, kalau ia merupakan skuter besar berkapasitas 745 cc.

Pada dasarnya Honda Forza 750 adalah campuran dari X-ADV dan Integra. Namun ia memiliki spesifikasi lebih tinggi, gaya tajam, dan mesin lebih bertenaga. Konfigurasinya 2-silinder inline, 750 cc, SOHC, 8-valve, berpendingin cairan. Sesuai regulasi emisi yang ada di Eropa, dia sudah memiliki sertifikat lolos uji Euro 5. Jantung mekanisnya itu bisa menghasilkan tenaga sebesar 54 Hp pada 6,750 rpm atau lebih besar 5 Hp dibanding saudaranya. Sementara torsinya puncak juga meningkat dari 68 Nm menjadi 69 Nm yang tersedia pada 4.750 rpm.

Mesinnya mengusung teknologi transmisi patent Honda yaitu Dual Clutch Transmision (DCT). Gearbox DCT ini menawarkan banyak kemungkinan. Ini memberi pilihan untuk pengendara dalam memilih perpindahan gigi yang terjadi secara otomatis atau mengendalikan rasio roda dengan menjentikkan sakelar di sisi kiri setang. Sang rider bisa menyesuaikan seberapa tinggi putaran mesin sebelum naik dalam mode otomatis.

Teknologi ride by wire menjadi komponen standar untuk setiap jajaran motor sport Honda, yang membuat perpindahan menjadi lebih mulus. Disediakan dengan empat mode berkendara: standar, sport, dan rain. Selain itu, ada mode keempat yang dapat dikonfigurasi pengguna. Masing-masing mode menetapkan cara penyaluran tenaga, level rem engine ditambah level intrusi ABS dan tingkat kontrol traksi.

Dalam hal kepraktisan, Honda menawarkan kemudahan untuk para penggunaanya. Di bawah jok ada ruang penyimpanan sebesar 22 liter. Bisa untuk menaruh helm full face atau barang berdimensi kecil macam jaket serta sarung tangan. Ditambah kenyamanan seperti soket USB type-C di kompartemen bagasi dan glovebox kecil di panel fairing sebelah kanan.

Layar warna TFT 5 inci baru menggantikan unit LCD yang ada pada Integra. Pada model Forza 750 punya karakteristik lebih canggih. Seperti menaruh ponsel cerdas yang tertempal di dasbor. Jadi memungkinkan pengendara menggunakan suara untuk mengontrol panggilan, musik, email, dan navigasi melalui Bluetooth (memerlukan intercom yang dipasang di helm). Jika tidak suka menggunakan suara, tombol di setang kiri bisa menggatikan tindakan tersebut.

Ia mengadopsi sistem tanpa anak kunci, yakni model knob dan mengandalkan remote. Dibwahnya ada tombol untuk membuka bagasi dan tangki bensin. Honda juga memasang mekanisme kopling untuk mencegah kunci kemudi rusak menggunakan brute force, metode favorit yang membuat motor tidak mudah dicuri. Terdapat pula tuas untuk menjaga posisi motor.

Honda memposisikan Forza 750 sebagai skuter Grand Turismo. Ia memiliki banyak ruang kaki dan pelindung angin serta tempat duduk yang luas untuk pengendara dan penumpang. Selain itu juga disebut, Forza 750 sangat mudah dikendalikan. Pasalnya ia dibekali dengan rangka baja tubular, swingarm aluminium dengan Pro-link suspensi belakang dan 41 mm USD.

slot online Kedua unit suspensi menawarkan travel 120 mm, dirasa cukup memadai saat dipakai ke luar kota. Untuk penghenti laju, dirinya mengandalkan cakram depan ganda berdiameter 310 mm yang dijepit kaliper empat piston dari Nissin dan terpasang secara radial. Rodanya model ‘belang’, depan pakai 17 inci dan belakang 15 inci. Tak lupa ABS dual-channel yang menjadi piranti standar.

Bicara desain, Forza 750 tetap menampilkan bodi sporty. Bagian depan dan belakang selaras dengan bodi serbatajam dengan garis-garis tegas. Memberikan kesan gagah, kokoh serta modern. Fascianya menampilkan dual headlamp terpisah yang sudah dibenamkan teknologi LED, lengkap dengan fitur Daytim Running Light (DRL). Atasnya diberikan windshield yang bisa diatur secara elektronik. Sementara suspensi depan model upside down diberikan warna gold alias emas, meningkatkan kesan mewah, eklusif serta elegan.

Untuk harganya memang belum diumumkan, tapi diperkirkan banderol tidak kurang dari £ 9.000 atau setara Rp 155 jutaan. Itu berarti lebih murah dibanding Honda X-ADV yang dijual di Eropa. Sejauh ini belum ada informasi dari pihak pabrikan, apakah skuter premium ini bakal dijual di luar benua biru.